virgo dental kulon progo

Minggu, 08 Januari 2017

Retainer tahap setelah pemasangan behel

Retainer digunakan setelah selesainya proses perawatan behel cekat atau permanen atau yang kita sebut bracket. Retainer mempunyai fungsi untuk melindungi gigi yang telah rata untuk tetap pada posisinya, selain itu retainer juga dapat berfungsi untuk mereposisi gigi geligi yang mungkin ada beberapa yang belum rata setelah pemakaian behel cekat selesai dan juga untuk menyelaraskan rahang dengan susunan gigi geligi agar menjadi rata dan indah pada saat dilihat.


Retainer ada yang memakai kawat aktif atau klamer, kawat tersebut memiliki fungsi untuk menggerakkan gigi geligi jika gigi geligi tersebut ada yang belum rata setelah pemakaian behel cekat. Selain itu, behel lepasan atau retainer ini juga sangat berfungsi dengan baik untuk anak usia di bawah batas pemakaian behel cekat. Contohnya seperti anak-anak yang masih memiliki gigi susu. Retainer tersebut dapat membantu untuk mempersiapkan pengaturan pertumbuhan gigi permanen, agar sesuai dengan bentuk rata gigi geligi pada tiap rahangnya.

Terkadang retainer juga terdapat skrup pada plat akrilik, skrup tersebut digunakan memperlebar rahang agar gigi geligi yang tidak teratur karena kurangnya ruangan untuk gigi tersebut, sehingga gigi geligi yang kekurangan tempat tersebut posisinya dapat teratur dan rata sesuai dengan bentuk lengkung posisi gigi geligi yang rapi.

Kawat pasif pada retainer digunakan untuk mempertahankan posisi gigi geligi agar tetap pada posisi barunya setelah perawatan behel cekat. Oleh karena itu, pemakaian retainer harus teratur dan tidak boleh sering dilepas karena posisi gigi geligi dikhawatirkan akan kembali pada posisi semula seperti sebelum perawatan behel cekat.

@sumber from google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar